Timnas U-23 Pulangkan Lima Pemain
Pelatih timnas U-23 Rahmad Darmawan mengungkapkan, dirinya telah memulangkan lima pemain pasca beruji coba di Hong Kong.Kelima pemain yang dipulangkan itu adalah gelandang Persema Malang Kim Jeffrey Kurniawan, Ruben Wuarbanaran (Pelita Jaya Karawang), Jajang Mulyana (Sriwijaya FC), Irfan Raditya, dan Dendi Santoso (Arema Indonesia)Menurut RD, sapaan Rahmad, walau dikembalikan ke klubnya masing-masing, kelima pemain ini belum dicoret dari timnas U-23. Para pemain ini masih mempunyai peluang untuk kembali ke tim Garuda Muda yang dipersiapkan berlaga di SEA Games 2011.
“Mereka hanya sementara saja dipulangkan ke klubnya, dan akan diganti pemain-pemain baru yang menjalani seleksi. Bisa saja nanti mereka dipanggil kembali jika ternyata pemain-pemain baru ini tidak sesuai harapan,” ujar RD.
“Saya sudah meliburkan para pemain selama tiga hari setelah beruji coba di Hong Kong. Mereka akan dipanggil kembali mengikuti latihan pada 26 September.”
Kisruh Timnas Senior Tak Pengaruhi Qatar
Direktur tim nasional Qatar Abdul Rahman Al Mahmoud menegaskan, tim besutan Sebastiao Lazaroni tidak terpengaruh dengan perkembangan yang terjadi di timnas senior terkait ancaman mogok pemain.Qatar akan menghadapi Indonesia dalam pertandingan Grup E Pra Piala Dunia 2014 zona Asia pada 11 Oktober mendatang di Jakarta. Menurut Al Mahmoud, Qatar lebih fokus terhadap persiapan mereka dibandingkan memikirkan tim lain.Laga melawan Indonesia dianggap sangat penting, karena bisa mendongkrak posisi Qatar di klasemen sementara. Saat ini, Qatar berada di posisi ketiga dengan koleksi nilai dua. Annabi berselisih dua poin dari dua tim di atasnya, Iran dan Bahrain, serta unggul dua angka dari Indonesia yang berada di dasar klasemen.
“Apa yang terjadi di Indonesia tidak mempengaruhi kami, dan kami sama sekali tidak mau memperhatikan masalah itu. Kami juga sudah mengingatkan pemain agar tidak memandang masalah itu secara serius,” ujar Al Mahmoud dilansir suratkabar Al-Raya.
“Saat ini kami tidak mau memperhatikan nama-nama pemain mereka, atau alternatif penggantinya. Anda bisa saja berhadapan dengan tim yang bermasalah, dan menang. Atau sebaliknya, Anda menghadapi tim junior, dan menelan kekalahan.”
“Perhatian kami lebih fokus kepada persiapan tim untuk pertandingan nanti. Itu merupakan laga penting bagi Qatar untuk menghidupkan peluang lolos babak berikutnya. Kami akan mempersiapkan tim yang kuat mulai 3 Oktober. Kami datang ke Jakarta untuk mendapatkan kemenangan, dan membawa pulang tiga angka.”
PSSI Tetapkan Kepengurusan Periode 2011-15
PSSI telah mengumumkan secara resmi susunan pengurus induk organisasi sepakbola nasional tersebut. Dari susunan kepengurusan ini, ada tiga komite yang diisi oleh belasan nama.Susunan pengurus ini ditetapkan dalam surat keputusan bernomor SKEP/26/JAH/IX/2011 tertanggal 21 September 2011 dan ditandatangani ketua umum PSSI Djohar Arifin Husein. Jumlah pengurus kali ini mencapai 103 nama dari 20 komisi yang dibentuk.Ketiga komite yang mengalami penggemukan personel terdapat di komisi fair play dan tanggung jawab sosial yang beranggotakan 16 personel, komisi banding (13), dan komisi etik (18). Jumlah komisi etik diluar nama ketua Todung Mulya Lubis, dan wakilnya Prajoto.
Sekjen PSSI Tri Goestoro dalam keterangannya kepada wartawan mengatakan, kepengurusan kali ini merupakan sikap organisasi dalam menampung aspirasi daerah agar bisa mendapatkan gambaran sesungguhnya.
“Ini demi menampung aspirasi teman-teman di daerah supaya PSSI bisa mendapatkan gambaran langsung mengenai apa yang terjadi di daerah. Lihat FIFA dan AFC. Negara-negara anggota masuk kepengurusan tidak?” ujar Tri.
“Lagipula pengurus tidak setiap hari bekerja. Paling mereka rapat tiga bulan sekali. Pengurus ini nantinya bertugas membuat aturan, dan menjabarkan kebijakan komite eksekutif PSSI.”
Tri pun menjamin jumlah pengurus tidak akan terlalu mengganggu keuangan PSSI dalam hal memberikan gaji. Menurut Tri, para pengurus ini bersifat relawan, dan sistem penggajiannya tak bulanan. Namun Tri enggan mengungkapkan sistem penggajian para pengurus ini.
Berikut selengkapnya susunan pengurus PSSI anggota tetap periode 2011-2015:
- Anggota Komite Keuangan
- Dirk Sopianit
- Iman Hidayat
- Jendri Jusman
- Anggota Komite Audit Internal
- Klemi Subiantoro
- Zainal Arifin
- Faisal Ali Hasyim
- Anggota Komite Kompetisi
- Usman Fakaubun
- Erizal Anwar
- Alqia Abubakar
- Anggota Komite Teknis & Pengembangan
- Syachrial Damopili
- Syamsul Lutfi
- Hardi
- Anggota Komite Wasit
- Umuh Muchtar
- Hamzah
- M. Idris
- Anggota Komite Hukum
- Tigor Shalom
- Hengky Widodo
- Anang Usman
- Anggota Komite Sepakbola Wanita
- Monica Desideria
- Stien Mebri
- Hariniwaty
- Anggota Komite Pengembangan Sepakbola Usia Dini
- Nur Budianto
- GH Sutedjo
- Ricky Yacobi
- Anggota Komite Futsal
- Siti Nurzanah
- Pradi Supriyatna
- Zulfahmi
- Anggota Komite Medis
- Andi Sofyan Hasda
- Nur Rasyid Lubis
- Zulkifli Nasution
- Anggota Komite Status Pemain
- John Banua
- M Yasin
- Heri Riyanto
- Anggota Komite Fair Play & Tanggung Jawab Sosial
Haryarto Lojaya, Abubakar Assegaf, Abdulah, Mahdar, Suraria Nahan, Ipong Silalahi, Sueb Rizal, Jofie Halawet, Dakoni, Lambertus A Tukan, Mukhlis, Mujiono, Sofyan Hasdam, Ida Bagus Putu Purmaya, Yoesdinor, dan Ramadhan - Anggota Komite Media
- Eddy Elison
- Wuryanto
- Yuslan Kisra
- Anggota Komite Sepakbola
- Hadi Basalamah
- Yunus Nusi
- Wisnu Wardhana
- Anggota Komite Marketing & Penasihat Televisi
- Hermawan K
- Totok Sudibyo
- Ibrahim
- Anggota Komite Keamanan
- Jerry Waleleng
- Kombes Pol Drs Andreas Kusmaedi
- AKBP Drs Uden Kusuma Wijaya
- Anggota Komite Strategi
- Sarman Panggabean
- Anjas Asmara
- Farid Mubarak
- Anggota Komite Banding
- Faizal Abdullah
- Ramli Ibrahim
- Raja Pane
- Zuchli Imran Putra
- Imik Hidayat
- Abidin SH
- Endri Erawan
- Asep Zainudin
- Anggota Komisi Banding
Satim Sofyan, Muhdar, Cholid Guromah, Oyong Liza, Rio Dinamore, Bons Rumbruren, Umar Hussein, Munawar, Simson Rumapasal, Syahril, Cakari, Syamsudin Rajab, Tomtom Sukamto - Anggota Komisi Etik
- Ketua: Todung Mulia Lubis
- Wakil: Prajoto
- Anggota: Komaruddin Hidayat, Anies Baswedan, Syakyan Asmara, Taher Muhammad, Tunas Dwidharto, I Gede Wardhana, Soni Sontani, Kasmudin Kasim, Ray Akbar, Waskito, Ali Muchid, Alfian Helmi, Yohanes Auri, Tumpak Uli Sihite, Saut Sirait, Kristanto. Rudiyat, Muslim Saleh.
Duo Arema Ke Persib, Ahmad Bustomi Menyusul?
Sempat terkesan lamban, Persib Bandung terus menggeliat dengan cara mendatangkan sederet pemain papan atas Superliga Indonesia.
Sebut saja Aliyudin, Tony Sucipto, M Ilham, M Nasuha, dan Jendri Pitoy resmi berkostum Biru-Putih kebanggaan bobotoh. Terakhir eks Arema Indonesia Zulkifly Syukur dan Hendra Ridwan sudah mengikuti sesi latihan Maung Bandung di bawah komando pelatih anyar asal Kroasia Drago Mamic dan malam ini direncanakan bakal meneken kontrak.Meski sang Pangeran Biru sudah bertabur bintang dan senyum lebar terpasang di bibir bobotoh melihat persiapan tim yang jauh lebih mulus jika di bandingkan dengan musim lalu, masih saja ada spekulasi transfer bintang lain salah satunya idola Aremania, Ahmad Bustomi.
Ketika dihadapkan dengan spekulasi tersebut, gelandang andalan tim nasional Indonesia itu bereaksi dengan menuliskan "Ehemmm...." melalui twitter.
Tak jelas juga maksud dari tulisan tersebut tetapi satu hal bisa dipastikan, geliat transfer Maung Bandung belum akan berhenti. Satu slot pemain asing dari Asia masih tersedia, belum lagi indikasi yang diperlihatkan Mamic terkait kekhawatirannya di sektor pertahanan tim. (gk-15)
Akankah Ahmad Bustomi merapat ke Persib Bandung? Atau manajemen Maung akan mengalihkan perhatian dengan mendatangkan pemain belakang untuk menjawab keluhan pelatih Drago Mamic? Sampaikan pendapat Anda melalui formulir yang telah kami sediakan di bawah ini.
SAD Indonesia Tunggu Kejelasan Dari PSSI
Manajer tim S.A.D. Indonesia Demis Djamaoeddin mengungkapkan hingga kini tim yang sedang berguru di Uruguay itu belum mendapat kepastian mengenai keikutsertaan mereka di kualifikasi Piala Asia U-19.Kompetisi bagi pemain junior ini akan dimulai pada 31 Oktober mendatang. Indonesia berada di Grup G bersama Australia, Taiwan, Singapura dan Makau. Konfederasi sepakbola Asia (AFC) hingga kini belum menentukan venue pertandingan untuk Grup G, karena belum ada yang mengajukan diri menjadi tuan rumah.“Kita belum tahu apakah akan mewakili Indonesia di [kualifikasi Piala] AFC U-19. PSSI belum memastikan apakah tim kita yang akan main, atau tim lain yang dibentuk di Jakarta,” ungkap Demis melalui surat elektronik kepada GOAL.com Indonesia.
“Kalau kita yang ditunjuk, kita akan langsung menuju tempat pertandingan AFC U-19.”
Sebelum berlaga di kompetisi tersebut, S.A.D Indonesia terlebih dahulu akan melakukan uji coba. Serangkaian uji coba sudah disiapkan.
“Kira-kira awal Oktober kita akan menuju UAE [Uni Emirat Arab], dan atau Qatar untuk uji coba di sana melawan timnas U-19 mereka,” kata Demis.
“Setelah itu kita akan langsung ke tempat pertandingan AFC U-19. Selesai dari AFC U-19, baru kita menuju Indonesia.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar